Unisbank Ajak Mahasiswa Baru Kembangkan Digitalisasi UMKM

oleh -
Muhammad Riza Adha Damanik, ST, Msi., PhD. selaku staf Ahli Menteri Koperasi dan UMKM RI.(doc)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang kembali menggelar Pengenalan Kampus dan Akademik (PEKAKU) terhadap mahasiswa baru gelombang pertama. Sebanyak 800 mahasiswa baru gelombang pertama mengikuti program PEKAKU melalui daring, Selasa (1/9/2020).

Kegiatan PEKAKU diawali dengan mengenalkan sistem pendidikan tinggi yang disampaikan oleh jajaran rektor Unisbank Dr. Safik Faozi,SH.M.Hum dengan didampingi wakil Rektor lainnya. 

Hal menarik dari PEKAKU pada hari pertama adalah kuliah umum yang disampaikan oleh Muhammad Riza Adha Damanik, ST, Msi., PhD. selaku staf Ahli Menteri Koperasi dan UMKM RI. Riza yang sebelumnya sempat menjadi ahli utama staf kepredenen RI ini mengatakan, pandemi Covid 19 harus memprioritaskan untuk memperkuat sektor UMKM melalui program pemulihan ekonomi nasional.

”Satu sisi pemerintah ingin memastikan kebutuhan UMKM terpenuhi, pada satu sisi lain mendorong percepatan transformasi ekonomi agar handal dalam menghadapi situasi Covid-19 dan tantangan ekonomi global,” katanya.

Riza yang lulus program doktoral di Universiti Sains Malaysia ini menambahkan, digitalisasi UMKM menjadi penting agar UMKM mampu mengakses pasar offline maupun online. Selain itu, digitalisasi UMKM akan memacu kertelibatan mahasiswa untuk turun dan berwirausahan dalam sektor sektor strategis kerakyatan.

“Misalnya sektor perikanan, pertanian, perkebunan ataupun peternakan, hal ini jelas perlu sinergi juga dengan perguruan tinggi, termasuk Unisbank Semarang,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Unisbank Semarang, Dr. Safik Faozi,SH.M.Hum. Menurutnya Unisbank akan terus tingkatkan kinerjanya guna mencetak lulusan yang berkualitas.

“Kampus kita sudah mengkonsentrasikan diri pada kewirausahaan. Selain melatih mahasiswa menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, kedepannya lulusan kita atau sejak menjadi mahasiswa sudah bias turut membantu menguatkan ekonomi UMKM dengan digitalisasi ekonomi yang sudah menjadi program pemerintah,” tambahnya. (KJ)