Seluruh Partai Deklarasi Usung Petahana Hendi-Ita di Pilwakot Semarang 2020

oleh -
Deklarasi pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryati Rahayu yang diusung oleh semua parpol pengusung dan pendukung, Selasa (1/9/2020).(Kontenjateng)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Seluruh Partai Politik (Parpol) baik pengusung maupun pendukung pasangan petahana calon Walikota dan Wakil Walikota Semarang Hendrar Prihadi – Hevearita G Rahayu dalam Pilwakot Semarang 2020 menggelar deklarasi di Hotel Santika Prime Pandanaran, Selasa (1/9/2020).

Adapun partai pengusung pasangan petahana tersebut yakni PDIP, GERINDRA, DEMOKRAT, NASDEM, GOLKAR, PKB, PSI, PAN, PKS. Dan partai pendukung PPP, PKPI, Bekarya, PBB dan Hanura.

Dengan dukungan seluruh partai tersebut, sudah dipastikan petahana akan melawan kotak kosong dalam Pilwakot Semarang yang akan digelar pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sementara itu, Calon Petahana Hendrar Prihadi menyatakan kesiapannya untuk maju di Pilkada Kota Semarang tahun 2020 dan segera akan mendaftarkan diri ke KPU kota Semarang. Direncanakan dirinya bersama wakilnya akan mendaftarkan diri ke KPU Kota Semarang pada Jumat, 4 September 2020.

“Hari Jumat tanggal 4 September daftar ke KPU. Tentunya saat mendaftar ke KPU dengan jumlah orang terbatas, tidak banyak orang. Menata kampanye yang tertib dan bisa menyampaikan pesan ke masyarakat serta masyarakat juga aman dan nyaman,” Katanya.

Menanggapi strategi dirinya untuk melawan kotak kosong Hendi mengungkapkan, bahwa baik melawan kotak kosong maupun ada rivalnya atau calon lainnya persoalan hampir sama. Yakni sama-sama berharap memperoleh suara sebanyak-banyak dari masyarakat.

“Strategi masih sama, yakni mengajak masyarakat untuk datang ke TPS. Hanya saja saat ini masih dalam kondisi pandemic Covid-19. Sehingga, tetap harus mentaati protokol kesehatan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk cuti kampanye, Hendi mengungkapkan bahwa pihaknya sudah meminta izin kepada Gubernur Jateng.

“Sudah kami kirim surat ke Pak Gubernur untuk izin cuti mulai 24 September 2020setelah ditetapkan oleh KPU hingga akhir masa kampanye 5 Desember 2020,” tambahnya. (KJ)