Pengacara Henry Indraguna Sandang Gelar CTA dan Siap Mengabdi Diri ke Masyarakat

oleh -
Henry Indraguna

JAKARTA, Kontenjateng.com – Vice Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Henry Indraguna, menjadi lulusan terbaik ujian sertifikasi konsultan pajak yang diselenggarakan Ikatan Kuasa Hukum dan Advokat Pajak Indonesia (IKHAPI) secara virtual melalui zoom meeting.

Dengan begitu, pengacara kondang itu berhak menyandang gelar Certified Tax Advisor (CTA). Kini, dari berbagai pendidikan yang ditempuhnya dalam memperdalam ilmu hukum di berbagai bidang, gelarnya pun makin lengkap menjadi Dr(c), KP, Henry Indraguna, SH, MH, CLA, CIL, C.Med, CRA, CTA, CTL, CMLC.

Ujian sertifikasi konsultan pajak bisa diikuti anggota IKHAPI yang sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan brevet pajak A&B, serta memenuhi portofolio sebagai calon tax advisor untuk mendapatkan gelar.

Pada tahap awal, peserta mengikuti ujian tertulis. Sedangkan pada tahap kedua dilakukan interview kepada peserta oleh assesor atau tim penilai.

“Setelah dinyatakan lulus, saya berhak menerima sertifikat Certified Tax Advisor (CTA) dan menyandang gelar tersebut,” kata Henry, Jumat (26/2/2021).

Henry menuturkan, sertifikasi konsultan pajak merupakan sertifikasi yang menunjukkan keahlian konsultan pajak dalam memberikan jasa profesional di bidang perpajakan.

Henry menambahkan, pemungutan pajak di Indonesia mengalami banyak permasalahan. Antara lain disebabkan lemahnya regulasi di bidang perpajakan itu sendiri, kurangnya sosialisasi, tingkat kesadaran yang minim, pengetahuan dan tingkat ekonomi yang rendah, database yang belum lengkap dan akurat.

Selain itu, juga lemahnya penegakan hukum berupa pengawasan dan pemberian sanksi yang belum konsisten dan tegas, sehingga mengakibatkan  adanya perbuatan melawan hukum yang tanpa disadari dan akhirnya dapat dipenjara/ tahan badan/ Gijzeling.

“Kurang nya pengetahuan pajak sehingga mengakibatkan adanya perbuatan melawan hukum sehingga akhirnya dapat dipenjara,” imbuhnya.

Dengan memiliki kompetensi konsultan pajak, kata Henry, untuk membantu masyarakat dalam bidang hukum, termasuk mereka yang kurang mampu namun tidak paham hukum dan butuh bantuan untuk  menyelesaikan masalah yang menyangkut pajak.

“Dengan kelulusan ini, saya akan lebih meningkatkan kinerja saya dan mengabdi untuk masyarakat. Termasuk membantu menyelesaikan masalah-masalah hukum bagi mereka yang membutuhkan pendampingan,” ujarnya.

Dengan Ilmu barunya ini, diharapkan akan banyak membantu masyarakat ke depannya. Terlebih, Henry saat ini sedang mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon DPR-RI dari Dapil V Jawa Tengah (Solo, Boyolali, Klaten, dan Sukoharjo) pada Pemilu 2024 mendatang.

“Saya menyadari bahwa tidak semua orang paham tentang hukum dan pajak, maka saya akan membantu yang membutuhkan. Termasuk, saya juga siap jadi wakil rakyat yang kompeten dan ikut menyelesaikan masalah hukum yang ada di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Presiden IKHAPI, Joyada Siallagan mengatakan, sejalan dengan program-program yang dilaksanakan IKHAPI, ia berharap para peserta mampu dan kompeten untuk mendapatkan izin kuasa hukum perpajakan.

“Diharapkan, sertifikasi ini dapat meningkatkan kompetensi para peserta dalam menjalankan profesinya sebagai praktisi hukum/advokat, akuntan, dan khususnya praktisi perpajakan,” ujar Joyada. (Auf/Kj)