Pemprov Jateng Siapkan Antisipasi Rencana PSBB DKI Jakarta

oleh -
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.(ist)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan antisipasi terkait rencana DKI Jakarta yang akan menerapkan kembali Pembatasa Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Sampai saat ini kami terus berkomunikasi aktif dengan Pemda DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat terkait rencana itu,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kemarin.

Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan, antisipasi tersebut merupakan langkah aktif sehingga saat pelaksanaan PSBB DKI Jakarta sudah diterapkan, Jawa Tengah sudah siap.

“Kami siap-siap, apakah ada gelombang pemudik, Dishub kami minta siaga. Sudah dapat bocorannya, bahwa tidak ada surat keluar masuk, hanya checking suhu dan tidak semuanya ditutup. Meskipun ini belum putus, tapi setidaknya komunikasi awal dengan Pemda DKI Jakarta sampai sejauh ini berjalan lancar,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Ganjar pihaknya juga aktif melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat. Disampaikannya, dari komunikasi itu diketahui bahwa ada design yang lebih pas yang akan disampaikan.

“Termasuk nasib warga kami yang tidak bisa pulang, apakah akan dicover Jaring Pengaman Sosial (JPS) atau tidak. DKI mengatakan akan menyiapkan dapur umum di setiap RW, silahkan masuk saja dengan KTP. Informasi ini awal yang baik bagi kami,” tegasnya.

Disinggung terkait kondisi anggaran Jawa Tengah untuk memberikan bantuan kepada warga Jateng di Jabodetabek saat diterapkan PSBB, Ganjar mengatakan, bahwa sebenarnya anggaran sudah habis. Sebab, seluruh anggaran sudah dibelanjakan dan APBD Perubahan sudah dilakukan.

“Makanya kenapa kami proaktif tanya dulu ini kepada Pemda DKI dan pusat, agar kita siap-siap. Kita siaga. Maka komunikasi awal menjadi penting,” tegasnya.

Ganjar menegaskan bahwa Jawa Tengah tidak menyiapkan anggaran untuk rencana PSBB DKI Jakarta jilid dua ini. Maka, pihaknya meminta kepastian dari Pemda DKI dan Pemerintah Pusat terkait hal itu.

“Tujuannya, kalau benar-benar terjadi (PSBB), semuanya sama-sama siap. Nanti saya bisa carikan cara yang lain. Kalau sudah ada kepastian, saya bisa menghitung dan menyiapkannya. Kalau dilakukan secara tiba-tiba, kan kaget semuanya,” tambahnya. (ar/kj)