Choirul Awaludin Resmi Menjabat Dirut Semarang Zoo

oleh -
Direktur Utama Semarang Zoo Choirul Awaludin.(ar/kj)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Choirul Awaludin resmi menduduki jabatan sebagai Direktur Utama Semarang Zoo (Bonbin Mangkang). Pengambilan sumpah jabatan dilakukan di Balaikota Semarang oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi, Rabu (16/9/2020).

Ditemui usai pelantikan, Direktur Utama Semarang Zoo Choirul Awaludin mengatakan, langkah awal yang akan dilakukan adalah pembenahan internal di tubuh Semarang Zoo.

“Mulai bekerja 1 Oktober 2020, langkah awal adalah pembenahan dan memperkuat di internal Semarang Zoo mulai dari memperkuat kualitas SDM, hingga pembenahan fasilitas dan infrastruktur yang ada di dalamnya. Tentunya secara bertahap,” katanya.

Lebih lanjut Awal sapaan akrab Choirul Awaludin mengungkapkan, bahwa target selanjutnya pihaknya ingin mengambangkan Semarang Zoo menjadi destinasi wisata yang tidak hanya sebatas pariwisata. Akan tetapi juga akan dikembangkan dari sisi edukasi.

“Selain sebagai pariwisata, kami ingin Semarang Zoo memiliki nilai edukasi. Dan ini membutuhkan kreatifitas yang saya kira jika ini bisa terwujud akan menjadi daya jual bagi Semarang Zoo,” ungkapnya.

Sementara itu, dari sisi pengambangan fasilitas dan infrastruktur, pihanya akan menggandeng pihak swasta untuk membangun Semarang Zoo lebih baik dan berkembang.

“Karena jika hanya menggunakan anggaran dari Semarang Zoo saja masih belum cukup untuk melakukan pembenahan secara total. Untuk itu, kami kedepan akan mengajak pihak swasta untuk ikut serta berperan membangun Semarang Zoo,” tandasnya.

Dari sisi fauna yang ada di Semarang Zoo selain menambah koleksi satwa, dirinya ingin ada interaksi antara pengunjung dengan satwal.  

“Kami ingin pengunjung langsung bisa berinteraksi dengan satwa, tentunya dengan protokol dan prosedur yang berlaku serta dikemas semenarik mungkin. Karena selama ini bicara persoalan satwa di Semarang Zoo pengunjung hanya sebatas menonton. Nah kami ingin ubah bagaimana nantinya akan ada sebuah interaksi yang kemudian bisa menjadi daya tarik bagi masyarakat,” tambahnya. (ar/kj)