Bandara Ahmad Yani Semarang Gelar Safe Travel Campaign

oleh -
Safe Travel Campaign yang digelar Bandara Ahmad Yani Semarang. (ist)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Bandara Jenderal Ahmad Yani mengupayakan para calon penumpang agar terbang aman dan sehat yang digaungkan melalui acara “Safe Travel Campaign” bersama Lion Air Group.

Acara ini digelar di area ruang tunggu keberangkatan domestik Bandara Jenderal Ahmad Yani, Jumat (11/9/2020).

Turut hadir dalam acara tersebut, General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang, General Manager Airnav Indonesia Cabang Semarang, Perwakilan Airlines Operators Committee (AOC), Komunitas Pecinta Penerbangan dan tamu undangan lainnya.

Acara dimulai pada pukul 14.00 WIB dan diawali dengan parade yang dipandu oleh para petugas bandara beserta petugas Lion Air Group. Para petugas mengarahkan tamu undangan menuju ruang tunggu keberangkatan domestik sambil mengampanyekan kegiatan “Safe Travel Campaign” menggunakan beberapa papan campaign beserta bendera.

General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto mengatakan, kegiatan Safe Travel Campaign ini merupakan salah satu cara untuk mengajak para stakeholders agar selalu menerapkan protokol kesehatan pada aktivitas penerbangan.

“Ini juga sekaligus mengedukasi para pengguna jasa bandara, khususnya penumpang bahwa terbang itu dapat dilakukan secara aman dan sehat,” katanya.

Selain itu, juga dilakukan kegiatan “Aircraft Tour” yaitu kunjungan ke pesawat Lion Air dengan tujuan memberikan edukasi terkait fasilitas HEPA filter yang digunakan untuk sirkulasi udara dalam pesawat sehingga udara terjaga kebersihannya.

HEPA filter dalam pesawat udara dapat bekerja secara efektif hingga 99,9+% untuk menghilangkan partikel-partikel seperti virus, bakteri dan jamur pada kabin pesawat.

Hingga saat ini berbagai rangkaian protokol kesehatan di Bandara Jenderal Ahmad Yani telah dilakukan sejak awal pandemi Covid 19 melanda Indonesia.

Adapun rangkaian protokol kesehatan lainnya yang telah dilaksanakan adalah wajib menggunakan masker di kawasan bandara, pengukuran suhu tubuh menggunakan thermal scanner, penggunaan APD oleh para petugas, penerapan physical distancing, penyediaan handsanitizer bagi para pengguna jasa, dan pembersihan serta penyemprotan desinfektan secara rutin pada setiap fasilitas bandara.

“Kegiatan ini diselenggarakan agar protokol kesehatan dapat dipahami dan terus dilaksanakan dengan baik tidak hanya oleh para petugas saja, melainkan juga dapat dipahami dan dipatuhi oleh seluruh pengguna jasa bandara. Harapannya aktivitas penerbangan kedepannya agar dapat terus dijalankan secara aman dan sehat,” jelas Hardi.

Sebagai informasi tambahan, rangkaian pelaksanaan protokol kesehatan yang telah dilaksanakan membuat ke lima belas bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I (Persero) mendapatkan stempel “Safe Travels” pertama di wilayah Asia Pacifik oleh World Travel & Tourism Council pada Agustus 2020.(ar/kj)