APBD Perubahan Pemkot Semarang Disahkan, Ini Catatan Dari Dewan

oleh -
Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman saat memimpin rapat Paripurna Pengesahan Anggaran Perubahan 2020, Senin (31/8/2020).(ist)

SEMARANG, Kontenjateng.com – DPRD Kota Semarang mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Semarang, Kamis (31/8) kemarin.

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman berlangsung secara singkat tanpa ada sanggahan dari anggota lainnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Kota Semarang Tahun 2020, penetapan rencana kerja DPRD Kota Semarang tahun 2021 serta penutupan masa persidangan II tahun 2020.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman mengatakan, DPRD menerima dan menyetujui rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) dengan rincian pendapatan sebesar Rp 4,269 triliun dan belanja sebesar Rp 4,286 triliun.

“Saat ini penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 80,734 miliar dan pengeluaran pembiayaan daerah Rp 63,740 miliar,” katanya.

Lebih lanjut Kadar Lusman mengungkapkan bahwa DPRD mendorong Pemerintah Kota Semarang melakukan upaya agar pertumbuhan ekonomi tetap positif berada pada angka 3-4 persen.

“PAD tahun ini turun drastis, harus ada upaya untuk mencari terobosan, inovasi untuk mencapai PAD yang telah ditetapkan,” tandasnya.

DPRD lanjut dia, memberikan beberapa rekomendasi yang harus direalisasikan oleh Pemerintah Kota Semarang, salah satunya yakni piutang pajak dengan melakukan penagihan kepada wajib pajak serta menyelesaikan pembayaran hutang berkaitan dengan proyek yang telah berjalan.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, saat ini beberapa sektor usaha di Kota Semarang mulai bangkit setelah diterjang pandemi.

“Industri perhotelan dan restoran yang kembali buka, dan beberapa sektor lainnya saat ini sudah mulai kembali menggeliat,” katanya.

Disisi lain, pendapatan dari sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) di Kota Semarang juga dinilai cukup bagus.

“APBD Perubahan ini ada tambahan anggaran meski jumlahnya tidak terlalu besar, apapun ini tetap kita syukuri,” jelasnya.(KJ)