Angka Covid-19 Masih Tinggi, Walikota Semarang Ingatkan Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

oleh -
Gerkan Pakai Masker
Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat melaunching gerakan pakai masker di halaman Masjid Kauman Semarang, Minggu (13/9). (ist)

SEMARANG, Kontenjateng.com – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mentaati protokol kesehatan. Hal ini mengingat masih tingginya angka penderita Covid-19 di Kota Semarang.

“Memang kesadaran memakai masker di Kota Semarang cukup baik, tapi masih ada saja yang belum memakai masker. Maka kita harus saling mengingatkan. Kalau alasannya tidak punya masker, hari ini dibagikan masker gratis,” kata Walikota usai melaunching gerakan pakai masker di halaman serambi Masjid Agung Semarang (Masjid Kauman), Kemarin.

Lebih lanjut, Walikota mengungkapkan, bahwa upaya penanganan Covid yang paling utama adalah memutus mata rantai virus yang salah satunya dapat dilakukan dengan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kita masih terus belajar yang namanya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, salah satu upayanya yaitu memakai masker. Ini yang harus terus kita sosialisasikan kepada masyarakat,” lanjut Hendi.

Pihaknya menambahkan jika pemakaian masker mempunyai masa efektif yaitu empat jam, sehingga setelah dipakai selama empat jam, masker sebaiknya diganti. Tidak hanya itu, apabila masker terasa lembab atau setelah makan, baiknya masker diganti.

“Pengetahuan semacan ini Saya rasa harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. Jadi masyarakat dapat memakai masker dengan baik dan benar,” tutur Hendi.

Di akhir sambutannya, secara khusus Hendi juga mengingatkan kepada seluruh pelaku kuliner di kota Semarang supaya benar-benar ketat dalam menerapkan SOP Protokol Kesehatan.

“Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, ikutilah SOP protokol kesehatan, perlu kedisiplinan dan keseriusan untuk kita putus bersama mata rantai persebaran Covid-19,” pungkas Hendi.(ar/kj)